Kediri – Suasana ceria dan penuh warna menyelimuti ruang kelas 3 Hasyim Asy’ari hari ini. Dalam mata pelajaran Seni Budaya dan Prakarya (SBdP), para siswa diajak menyelami materi “Kesan Ruang”. Melalui materi ini, mereka belajar bagaimana sebuah karya seni bisa terlihat memiliki kedalaman dan dimensi hanya dengan penyusunan objek serta pemilihan latar yang tepat.
Bukan sekadar teori, para siswa langsung mempraktikkan ilmu tersebut dengan teknik pop-up sederhana. Jemari mungil mereka tampak cekatan menggambar berbagai unsur alam, mulai dari:
-
Gagahnya pegunungan dan awan yang berarak.
-
Pohon-pohon hijau dan bunga yang bermekaran.
-
Jalan setapak yang membentang jauh ke dalam gambar.

Dengan teknik lipatan yang tepat, objek-objek tersebut disusun agar mampu berdiri tegak di atas permukaan kertas. Hasilnya luar biasa setiap karya seolah “hidup” dan memiliki ruang nyata yang bisa disentuh.
Antusiasme semakin memuncak saat memasuki tahap mewarnai. Ada siswa yang memilih suasana padang rumput yang asri, langit biru yang cerah, hingga sejuknya pemandangan pegunungan. Komposisi warna dan tata letak yang mereka hasilkan menunjukkan pemahaman konsep ruang yang semakin matang serta imajinasi yang luas.

Lebih dari sekadar mengasah kreativitas, kegiatan ini menjadi momen bagi siswa untuk mensyukuri keindahan alam ciptaan Allah SWT. Melalui gambar-gambar tersebut, mereka diajak untuk lebih peka dalam mengamati dan menghargai keindahan lingkungan di sekitar mereka.
Di akhir pembelajaran, ruang kelas pun berubah menjadi galeri seni mini. Deretan karya unik dengan karakter yang berbeda-beda terpajang rapi, siap mengundang decak kagum bagi siapa saja yang melihatnya.

Pembelajaran “Kesan Ruang” kali ini benar-benar memberikan pengalaman yang bermakna. Para siswa tidak hanya belajar tentang seni, tetapi juga merasakan kepuasan saat ide di kepala mereka menjelma menjadi karya nyata yang indah dan penuh makna.


Baguus…. Semoga menjadi pemantik dalam memperluas cakrawala berfikir anak-anak