Kediri – Peringatan Hari Kartini senantiasa membawa energi positif bagi dunia pendidikan. Mengambil momentum bersejarah ini, SDIT Nurul Izzah sukses menggelar serangkaian kegiatan edukatif dan inspiratif sekaligus mengisi agenda Kegiatan Tengah Semester (KTS) pada Jumat, 24 April 2026. Acara yang diikuti oleh seluruh siswa ini berlangsung meriah sejak pukul 07.15 hingga 09.50 WIB.
Menyelaraskan Semangat Kartini dengan Nilai Islami Tahun ini, peringatan Hari Kartini mengusung tema “Mengasah Bakat dan Percaya Diri Siswa dengan Semangat Hari Kartini”. Tujuan utamanya adalah meneladani jejak perjuangan R.A. Kartini dalam membuka ruang pendidikan yang luas bagi generasi muda.

Pesan perjuangan ini sangat selaras dengan nilai fundamental yang senantiasa ditanamkan di SDIT Nurul Izzah, yakni prinsip bahwa menuntut ilmu adalah kewajiban mutlak bagi setiap muslim. Melalui acara ini, sekolah ingin menumbuhkan keberanian, kreativitas, serta potensi siswa sejak usia dini.
Warna-Warni Nusantara dan Antusiasme Kompetisi Suasana sekolah pagi itu tampak jauh lebih berwarna dari biasanya. Para siswa hadir dengan penuh kebanggaan mengenakan pakaian adat daerah dan balutan batik sebagai wujud kecintaan terhadap kekayaan budaya Indonesia. Khusus bagi peserta lomba senam, sekolah memberikan fleksibilitas untuk mengenakan pakaian olahraga agar ananda tetap nyaman dan leluasa beraktivitas.

Kegiatan dibuka dengan sapaan ceria dari MC, disusul dengan sambutan hangat sekaligus pembukaan acara secara resmi oleh Kepala Sekolah, Ustadzah Naning. Setelahnya, riuh antusiasme memuncak saat para siswa mulai menyebar ke berbagai lokasi untuk mengikuti ajang unjuk bakat.
Terdapat beberapa perlombaan menarik yang dirancang untuk mengasah rasa percaya diri siswa, di antaranya:
-
Lomba Membaca Teks UUD 1945 (diikuti oleh kelas 1 – 6)
-
Lomba Membaca Teks MC (diikuti oleh kelas 4 – 6)
-
Lomba Senam JSIT (diikuti oleh kelas 1 – 6)
-
Lomba Menyanyi (diikuti oleh kelas 1 – 6)

Mencetak Generasi Berani Bermimpi Melalui penyelenggaraan kegiatan ini, SDIT Nurul Izzah membuktikan bahwa peringatan Hari Kartini bukanlah sekadar rutinitas seremonial tahunan. Ini adalah wadah nyata bagi siswa untuk menemukan potensi diri mereka.
Pihak sekolah berharap semangat juang Kartini terus bersemi dan hidup di dalam dada setiap siswa, sehingga kelak mereka tumbuh menjadi generasi Islam yang berakhlak mulia, cerdas, berani bermimpi tinggi, dan siap merengkuh prestasi di masa depan.

