Gurah – Suasana khidmat menyelimuti SDIT Nurul Izzah pada Sabtu, 31 Januari 2026. Sekolah ini sukses menyelenggarakan Haflah Al-Qur’an dan Uji Publik bagi siswa-siswi yang telah lulus imtihan (ujian akhir).
Kegiatan ini merupakan puncak dari proses pembelajaran Al-Qur’an menggunakan metode Ilman wa Ruuhan. Metode khas ini mengintegrasikan pemahaman ilmu (Ilman) dan penghayatan rohani (Ruuhan), sehingga Al-Qur’an tidak hanya sekadar dibaca dan dihafalkan, tetapi juga dicintai dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.

56 Siswa Lulus Imtihan
Pada Haflah tahun ini, sebanyak 56 siswa berhasil dikukuhkan. Jumlah tersebut terdiri dari:
-
17 Siswa Imtihan Tahfidz (Hafalan)
-
39 Siswa Imtihan Tilawah (Bacaan)
Pencapaian ini adalah buah dari proses pembinaan intensif, kesungguhan siswa, serta pendampingan penuh kasih sayang dari para guru Al-Qur’an.
Kepala SDIT Nurul Izzah, Ustadzah Siaminingtyas Ekaningsih, S.Pt., M.Pd, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur mendalam. Beliau berpesan agar para siswa terus menjadikan Al-Qur’an sebagai sahabat sejati. “Teruslah mencintai Al-Qur’an, jadikan ia sahabat dalam belajar, penuntun dalam bersikap, dan cahaya di masa depan,” pesan beliau. Tak lupa, apresiasi tinggi juga disampaikan kepada orang tua yang telah bersinergi membimbing anak-anak di rumah.
Uji Publik: Momen Pembuktian Kualitas

Sesi yang paling dinanti dan menguras air mata haru adalah Uji Publik. Di hadapan orang tua dan tamu undangan, para siswa diuji kemampuannya secara langsung tanpa rekayasa.
-
Peserta Tahfidz: Diuji dengan pertanyaan melanjutkan potongan ayat (sambung ayat) untuk membuktikan kekuatan hafalan.
-
Peserta Tilawah: Diuji mengenai pemahaman hukum bacaan (tajwid) beserta contoh aplikatifnya untuk memastikan bacaan yang tartil dan benar.
Dengan penuh percaya diri, para siswa mampu menjawab setiap tantangan. Momen ini menjadi bukti nyata keberhasilan penerapan metode Ilman wa Ruuhan di SDIT Nurul Izzah.
Harapan untuk Generasi Qur’ani
Melalui Haflah Al-Qur’an dan Uji Publik ini, SDIT Nurul Izzah menegaskan komitmennya untuk terus menumbuhkan generasi Qur’ani. Generasi yang tidak hanya cakap secara akademis, tetapi juga berakhlak mulia dan menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup.
Semoga kegiatan ini semakin memperkuat sinergi antara sekolah dan orang tua dalam mendampingi anak-anak mencintai Al-Qur’an sejak dini.

