Pagi itu, Sabtu, 13 Desember 2025, suasana berbeda terasa di wajah siswa kelas 6. Tidak ada seragam lengkap dan bangku kelas yang menanti, melainkan rasa penasaran dan semangat untuk belajar di luar sekolah. Hari itu, mereka akan menjalani kegiatan kokurikuler bertajuk “Pengalamanku”, sebuah program magang sehari di berbagai tempat usaha.

Sejak pukul 07.30 WIB, para siswa berangkat menuju lokasi masing-masing. Mereka dibagi ke dalam enam kelompok, terdiri dari siswa putra dan putri, lalu menyebar ke enam tempat usaha yang berbeda: Griya Kuliner, usaha keripik tempe, pabrik tahu, peternakan susu Latanza, bakery Latanza, hingga peternakan lele. Setiap tempat menghadirkan cerita dan pengalaman yang unik.
Di dapur Griya Kuliner, aroma masakan menyambut langkah para siswa. Mereka menyimak dengan saksama proses memasak, pengemasan, hingga cara melayani pembeli. Di pabrik tahu dan usaha keripik tempe, siswa melihat langsung bagaimana bahan sederhana bisa diolah menjadi makanan yang bernilai jual. Tangan-tangan kecil mereka sesekali mencoba praktik sederhana, sambil mencatat setiap penjelasan yang diberikan.

Di tempat lain, suasana tak kalah seru terjadi di peternakan susu dan lele. Anak-anak belajar memberi pakan ternak, memahami cara perawatan, dan mendengarkan kisah para peternak tentang kesabaran serta kerja keras yang dibutuhkan untuk bertahan dan berkembang. Ada tawa, ada rasa kagum, dan ada pula cerita polos dari siswa yang berkata, “Ternyata kerja di sini capek, tapi seru ya.”
Tak hanya belajar tentang usaha, kegiatan ini juga mengajak siswa merenungi makna kehidupan. Seperti yang tertulis dalam Al-Qur’an Surah An-Nahl ayat 5, bahwa Allah menciptakan hewan ternak dengan berbagai manfaat bagi manusia. Dari pengalaman langsung ini, siswa memahami bahwa setiap profesi memiliki peran penting dan layak dihargai.

Menjelang pukul 11.00 WIB, kegiatan pun berakhir. Namun, cerita dan kesan yang tertinggal tak serta-merta usai. Beberapa siswa bahkan berharap kegiatan seperti ini bisa dilakukan setiap hari Sabtu. Semua pengalaman yang mereka peroleh mengamati, mencoba, mencatat, dan belajar akan mereka rangkum dan presentasikan secara berkelompok di hadapan orang tua pada kegiatan akhir semester, 17 Desember 2025 mendatang.
Melalui kegiatan Pengalamanku, siswa tidak hanya belajar tentang dunia usaha, tetapi juga tentang kemandirian, tanggung jawab, rasa percaya diri, dan menghargai setiap pekerjaan. Terima kasih kepada para ustadz dan ustadzah serta seluruh pengelola usaha yang telah membuka pintu dan berbagi cerita. Semoga pengalaman sehari ini menjadi bekal berharga dalam langkah panjang perjalanan hidup mereka.


Terima kasih untuk semua yang sudah support suksesnya kegiatan siswa ini