Kediri – Semangat kebaikan menyelimuti halaman SDIT Nurul Izzah pada Selasa, 3 Maret 2026. Seluruh siswa dan guru berkumpul dalam agenda Apel Ikrar Mencegah Kekerasan dan Ramadhan Tanpa Petasan.
Kegiatan ini merupakan langkah nyata sekolah dalam menindaklanjuti Surat Edaran Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri. Dilaksanakan secara serentak di seluruh sekolah dan madrasah se-Kabupaten Kediri, apel ini bertujuan membangun komitmen bersama demi menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, tertib, dan penuh berkah selama bulan suci Ramadhan hingga Idul Fitri nanti.

4 Poin Utama Janji Pelajar
Dalam suasana yang khidmat, para siswa dengan lantang menyuarakan komitmen mereka yang mencakup empat poin krusial:
- Ibadah Tanpa Gangguan: Menghormati kesucian bulan Ramadhan dan merayakan Idul Fitri tanpa menyalakan petasan.
- Lingkungan Tanpa Perundungan: Menghindari segala bentuk kekerasan dan aksi bullying di dalam maupun luar sekolah.
- Gaya Hidup Sehat & Taat Aturan: Menaati peraturan lalu lintas serta menjauhi rokok, narkoba, dan obat-obatan terlarang.
- Fokus pada Masa Depan: Giat belajar demi meraih cita-cita, menolak pernikahan usia dini, dan berkomitmen tidak putus sekolah.
Sebagai simbol kesungguhan, para siswa membubuhkan tanda tangan mereka di atas Banner Ikrar yang telah disediakan. Tanda tangan ini bukan sekadar tinta di atas kain, melainkan janji moral untuk menjaga kenyamanan bersama.
Pesan Kepala Sekolah: Keselamatan adalah Utama
Dalam amanatnya, Kepala SDIT Nurul Izzah menekankan bahwa menjaga ketertiban bukan hanya soal aturan, tapi soal keselamatan jiwa.
”Penggunaan petasan tidak hanya melanggar aturan, tetapi sangat membahayakan diri sendiri dan orang lain. Mari kita ganti kebisingan petasan dengan kekhusyukan ibadah dan aktivitas yang bermanfaat,” pesannya.

Beliau juga mengingatkan pentingnya karakter berakhlak mulia dengan menjauhi segala bentuk kekerasan yang dapat merusak ukhuwah antar-siswa.
Menuju Ramadhan yang Berkah
Melalui aksi ini, SDIT Nurul Izzah menegaskan dukungannya terhadap program pemerintah dalam membentuk karakter peserta didik yang disiplin dan bertanggung jawab. Harapannya, kesadaran yang tumbuh dari diri siswa ini dapat membawa ketenangan bagi seluruh warga sekolah dan masyarakat sekitar.
Semoga Ramadhan tahun ini menjadi momentum bagi kita semua untuk meningkatkan kualitas diri dalam balutan keamanan dan keberkahan.

