Penuh Semangat dan Ceria! Intip Kemeriahan Panggung Gembira Hari Santri di RA Plus Nurul Izzah Sukorejo

Kediri – Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional, suasana di RA Plus Nurul Izzah Sukorejo tampak begitu semarak dan penuh kehangatan. Seluruh siswa-siswi antusias mengikuti rangkaian acara Panggung Gembira Hari Santri yang dirancang khusus untuk menanamkan nilai-nilai keislaman, kebersamaan, dan karakter Islami sejak usia dini.

Sejak pagi hari, anak-anak hadir dengan anggun dan gagah mengenakan busana muslim serba putih. Antusiasme semakin terasa saat mereka menunjukkan poster kreatif bertema Hari Santri yang telah disiapkan dari rumah bersama orang tua.

Rangkaian Acara Penuh Syiar dan Kebersamaan

Peringatan Hari Santri diawali dengan lantunan solawat bersama sebagai wujud rasa cinta dan rindu kepada Nabi Muhammad ﷺ. Suasana kian membuncah saat seluruh siswa menyanyikan Mars Santri dengan penuh semangat dan kepalan tangan penuh percaya diri.

Acara kemudian dilanjutkan dengan doa bersama untuk memohon keberkahan, kemudahan dalam menuntut ilmu, serta agar ananda senantiasa tumbuh menjadi generasi yang saleh dan salehah.

Aksi Panggung Gembira: Melatih Keberanian dan Hafalan

Sesi yang paling dinantikan adalah unjuk bakat dari masing-masing kelas. Dengan wajah ceria dan tanpa ragu, anak-anak tampil di atas panggung membawakan hafalan serta kemampuan yang telah dipelajari bersama para ustadzah:

  • Senandung Asmaul Husna

  • Hafalan Doa Harian

  • Hafalan Hadis-Hadis Pilihan

  • Hafalan Surah-Surah Pendek Al-Qur’an

Melalui penampilan ini, anak-anak tidak hanya mengasah hafalan, tetapi juga belajar mengolah keberanian, kemandirian, serta rasa percaya diri saat tampil di hadapan publik.

Menanamkan Jiwa Kesantrian Sejak Usia Emas

Peringatan Hari Santri di RA Plus Nurul Izzah Sukorejo bukan sekadar kegiatan seremonial tahunan, melainkan media edukasi yang interaktif. Anak-anak diajak untuk makin mencintai Al-Qur’an, membiasakan diri berdoa dan bersolawat, serta meneladani adab santri dalam menghormati guru dan orang tua.

Menjadi santri adalah tentang menanamkan adab, keberanian, dan rasa cinta kepada agama serta tanah air sejak langkah paling awal kehidupan.

Melalui momentum Panggung Gembira Hari Santri ini, RA Plus Nurul Izzah Sukorejo berharap dapat membentuk fondasi generasi yang berakhlakul karimah, bangga menjadi bagian dari santri Indonesia, serta siap menyongsong masa depan yang cemerlang.

Selamat Hari Santri Nasional!

“Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas.”

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *