Kediri – Suasana di lingkungan sekolah RA Plus Nurul Izzah pada Jumat, 16 Oktober 2026, tampak begitu hidup, ceria, dan penuh semangat kebersamaan. Para siswa-siswi antusias mengikuti agenda Prasiaga Pendidikan Kepramukaan bertema lingkungan hidup yang bertajuk “Prasiaga Bersih Lingkungan”.
Kegiatan Prasiaga di tingkat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD/RA) ini dirancang untuk mengenalkan nilai-nilai dasar kepramukaan, seperti kemandirian, gotong royong, dan cinta alam, melalui aktivitas bermain yang edutatif dan menyenangkan.
Aksi Nyata Merawat Lingkungan Sekolah

Melalui agenda ini, anak-anak diajak untuk terlibat langsung dalam merawat dan menjaga keindahan area sekolah. Dengan wajah berseri, mereka membawa gayung dan penyiram tanaman kecil untuk menyiram bunga, bersama-sama mencabut rumput liar, serta memungut sampah lalu membuangnya ke tempat sampah.
Aktivitas sederhana ini sekaligus menanamkan pemahaman agama bahwa menjaga kelestarian alam merupakan bagian dari ibadah dan amanah dari Allah SWT, sebagaimana firman-Nya:
“Dan janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi, sesudah (Allah) memperbaikinya dan berdoalah kepada-Nya dengan rasa takut dan harapan. Sesungguhnya rahmat Allah amat dekat kepada orang-orang yang berbuat baik.”
(QS. Al-A’raf: 56)
Melalui ayat ini, para siswa diajak memahami bahwa menyiram bunga, mencabut rumput pengganggu, dan tidak membuang sampah sembarangan adalah bentuk perbuatan baik (ihsan) dalam menjaga keindahan bumi ciptaan Allah.
Tujuan Kegiatan Prasiaga

- Mengenalkan Adab dan Cinta Alam: Mengajarkan anak-anak bahwa tanaman dan lingkungan sekitar adalah makhluk ciptaan Allah yang wajib disayangi dan dirawat.
- Menanamkan Jiwa Kepramukaan Sejak Dini: Menginternalisasi prinsip dasar Prasiaga melalui pembentukan karakter positif dan semangat gotong royong.
- Membangun Kebiasaan Hidup Bersih: Mengedukasi siswa agar terbiasa membuang sampah pada tempatnya dan peka terhadap kebersihan lingkungan.
Manfaat Tumbuh Kembang bagi Siswa
-
- Melatih Motorik Kasar & Halus: Aktivitas mengambil air, menyiram, mencabut rumput, hingga memungut sampah melatih koordinasi mata-tangan, kekuatan jemari, dan keseimbangan tubuh.
- Menumbuhkan Tanggung Jawab & Empati: Anak belajar memahami bahwa tanaman membutuhkan perawatan agar tidak layu, dan lingkungan yang bersih membawa kenyamanan bersama.
- Melatih Kemandirian dan Kerja Sama: Kegiatan gotong royong mendorong anak untuk belajar mengantre, berbagi tugas, dan bekerja sama secara tertib.
- Menstimulasi Sensorik Anak: Interaksi langsung dengan media air, tanah, rumput, dan dedaunan memberikan stimulasi sensorik yang kaya untuk mengoptimalkan tumbuh kembang anak.
Karakter peduli lingkungan tidak tumbuh secara mendadak saat dewasa, melainkan dipupuk dari langkah-langkah kecil sejak masa kanak-kanak.
Semoga melalui kegiatan Prasiaga Bersih Lingkungan ini, lahir generasi siswa-siswi RA Plus Nurul Izzah yang berakhlak mulia, mandiri, peduli terhadap sesama, dan senantiasa menjaga kelestarian alam!

