Kediri – RA Plus Nurul Izzah kembali menghadirkan ruang belajar yang interaktif dan menyenangkan melalui agenda bertajuk “Puncak Topik dan Semarak Kemerdekaan Indonesia”. Selama dua hari berturut-turut, Kamis dan Jumat (27–28 Agustus 2026), seluruh siswa larut dalam gelak tawa dan semangat kompetisi yang sehat.
Kegiatan ini merupakan puncak dari pembelajaran tema “Bendera dan Lambang Negara Kebangganku”. Lewat pendekatan khas anak usia dini, sekolah mengajak siswa mengenal makna kemerdekaan sembari melatih keberanian, kreativitas, ketangkasan, serta nilai-nilai sportivitas.
Hari Pertama: Unjuk Kreativitas Lewat Lomba Mewarnai

Rangkaian acara dibuka pada Kamis, 27 Agustus 2026, dengan pelaksanaan lomba mewarnai. Sejak pagi, anak-anak tampak antusias menuangkan imajinasi mereka ke dalam berbagai pilihan warna di atas kertas.
Aktivitas mewarnai ini tidak sekadar mengasah sisi seni anak, tetapi juga dirancang untuk:
- Mengasah Motorik Halus: Melatih ketelitian jemari serta koordinasi mata dan tangan.
- Membangun Rasa Percaya Diri: Memberikan ruang bagi anak untuk berekspresi secara mandiri.
- Menghargai Proses & Karya: Mengajarkan anak rasa bangga atas hasil karyanya sendiri sekaligus menghargai kreasi teman sekelas.
Hari Kedua: Lomba Balap Kardus dan Tancap Bendera

Keseruan berlanjut pada Jumat, 28 Agustus 2026. Hari kedua diisi dengan perlombaan fisik yang aktif, dinamis, dan memacu semangat:
- Lomba Balapan Kardus: Peserta berlomba mencapai garis finish dengan memanfaatkan media kardus. Permainan ini efektif melatih motorik kasar, keseimbangan, serta kelincahan gerak.
- Lomba Tancap Bendera: Anak-anak berpacu membawa dan menancapkan bendera Merah Putih dengan cepat dan tepat, menguji fokus, ketangkasan, serta kepatuhan pada aturan permainan.
Suasana semakin riuh dan hangat saat para guru dan teman-teman saling melempar sorak-sorai dukungan dari pinggir lapangan.
Memaknai Kemerdekaan Lewat Kebersamaan
Melalui perayaan Puncak Topik ini, RA Plus Nurul Izzah ingin menanamkan pemahaman bahwa makna kemerdekaan bisa dihayati lewat hal-hal sederhana: belajar dengan gembira, berani mencoba hal baru, dan menikmati kebersamaan dengan penuh rasa syukur.
Kemerdekaan bukan sebatas perayaan tahunan, melainkan batu pijakan untuk membentuk generasi penerus yang mandiri, tangguh, dan siap mengisi masa depan dengan karya positif.
Semoga semangat, keberanian, dan keceriaan yang terpancar sepanjang kegiatan ini terus terbawa dalam tumbuh kembang ananda menjadi generasi Indonesia yang hebat!

