Dua Momen Satu Cinta: Kemeriahan HUT RI Ke-81 & Peringatan Maulid Nabi di RA Plus Nurul Izzah

Kediri – Suasana penuh kehangatan dan kegembiraan menyelimuti RA Plus Nurul Izzah pada Senin, 24 Agustus 2026. Seluruh siswa dan dewan guru tumpah ruah menyatukan dua momen istimewa sekaligus dalam satu bingkai acara: Tasyakuran HUT Kemerdekaan RI Ke-81 dan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Senam Ceria Pembuka Hari

Pagi diawali dengan semangat membara di halaman sekolah. Gelak tawa anak-anak pecah saat mereka mengikuti sesi senam bersama. Gerakan energik dan irama musik yang ceria sukses menyegarkan tubuh serta memompa semangat anak-anak sebelum melangkah ke agenda spiritual berikutnya.

Petik Hikmah Sirah Nabawiyah di Masjid

Usai berolahraga, rombongan kecil ini berjalan beriringan menuju masjid dengan tertib. Di dalam ruang masjid yang tenang, suasana berubah menjadi khusyuk saat Bunda Alfi menyampaikan kisah Sirah Nabawiyah bertajuk “Nabi Muhammad dan Pengemis Buta”.

Dengan tutur kata yang lembut dan penuh kehangatan, Bunda Alfi menceritakan keagungan hati Rasulullah SAW yang senantiasa menyuapi dan menyayangi seorang pengemis buta dengan penuh kesabaran, meski sang pengemis sering mencacinya. Lewat cerita ini, benih empati, kesabaran, dan kepedulian sosial ditanamkan secara alami ke dalam jiwa ananda.

Nikmatnya Tradisi Nasi Kuning Bersama

Kemeriahan hari itu ditutup manis dengan tradisi makan nasi kuning bersama di ruang kelas masing-masing. Wajah-wajah mungil tampak berseri-seri saat menikmati sajian lezat berdampingan bersama teman sekelas. Momen ini sekaligus menjadi sarana efektif untuk melatih adab makan sesuai sunnah, menumbuhkan rasa syukur, dan mempererat tali persahabatan.

Pendidikan Karakter Utuh dan Holistik

Rangkaian perayaan ganda ini membuktikan bahwa penanaman nilai agama dan kebangsaan bisa berjalan berdampingan secara menyenangkan:

  • Kesehatan Fisik: Disalurkan melalui aktivitas senam pagi.

  • Kecerdasan Spiritual & Empati: Ditanamkan lewat penyampaian teladan Rasulullah SAW.

  • Nasionalisme & Kemandirian Sosial: Dibangun melalui perayaan HUT RI dan momen makan bersama.

Melalui kegiatan ini, anak-anak RA Plus Nurul Izzah tidak hanya pulang dengan tubuh yang bugar dan perut yang kenyang, tetapi juga membawa bekal pelajaran hidup yang mulia di dalam hati mereka.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *