Kediri — Suasana ceria dan penuh antusiasme menyelimuti kegiatan di Sentra Rancang Bangun hari ini. Mengusung tema “Alam Semesta”, para siswa diajak berimajinasi dan bereksplorasi melalui rangkaian aktivitas edukatif yang dirancang untuk mengasah kemampuan motorik halus, kognitif, serta kreativitas seni.
Kegiatan ini menjadi sarana pengenalan konsep keteraturan alam semesta dengan pendekatan yang menyenangkan, interaktif, dan sesuai dengan dunia anak-anak.

Serunya Berkreasi di Berbagai Sudut Kegiatan
Untuk meningkatkan fokus dan keterlibatan, para siswa dibagi ke dalam beberapa kelompok kecil dan diajak mencoba beragam tantangan menarik, di antaranya:
Miniatur Taman Tirto Tani Joyo
Siswa menyusun balok serta bahan alam untuk membentuk miniatur taman. Pada aktivitas ini, taman diibaratkan sebagai bagian kecil dari bumi yang indah di tengah luasnya alam semesta, sekaligus melatih imajinasi dan kemampuan menyusun ruang.
Stempel Pelampung Anak
Melalui media stempel, siswa menciptakan pola-pola unik sambil melatih koordinasi mata dan tangan. Bentuk-bentuk bulat yang dihasilkan menjadi pengantar bagi anak untuk mengenal konsep planet dan benda langit.
Menulis Angka & Menjiplak Balok
Sambil mengenal struktur bangunan, siswa menjiplak bentuk balok di atas kertas dan menuliskan angka sesuai jumlah balok yang digunakan. Aktivitas ini menjadi simulasi awal pemahaman konsep “arsitektur” sederhana dengan sentuhan imajinasi luar angkasa.
Klasifikasi Bentuk
Ketelitian siswa diuji saat mereka diminta mengelompokkan balok berdasarkan bentuk yang sama. Dari sini, anak belajar bahwa di alam semesta setiap bentuk memiliki fungsi berbeda, namun tetap saling melengkapi dan harmonis.
Membangun Karakter Sejak Dini
Fokus utama kegiatan di Sentra Rancang Bangun bukan semata pada hasil akhir, melainkan pada proses berpikir, pemecahan masalah, serta ketekunan anak dalam menyelesaikan setiap tantangan.
Melalui tema Alam Semesta, anak-anak diajak menyadari betapa luas dan teraturnya ciptaan Allah. Dengan membangun miniatur dan mengelompokkan benda, mereka belajar tentang ketelitian, kerja sama, dan rasa syukur sejak usia dini.
Keceriaan yang tercipta hari ini membuktikan bahwa belajar tentang sains dan alam semesta dapat dilakukan dengan cara yang seru, bermakna, dan menyenangkan

